Cara Menghadapi Perilaku Atasan Yang Tidak Adil

Cara Menghadapi Perilaku Atasan Yang Tidak Adil

Thiago Almeida –┬áBos yang baik adalah bos yang tahu bagaimana memberi contoh yang baik bagi karyawannya. Anda harus bisa memimpin bawahan Anda dengan bijak dan adil. Namun, kita tidak selalu dapat menemukan pemimpin yang bijaksana dan benar. Bahkan terkadang ada atasan yang berlaku tidak adil terhadap karyawannya.

Pada kenyataannya, semua karyawan berhak mendapatkan perlakuan yang adil dari pimpinan. Oleh karena itu, pemimpin harus adil dan objektif. Namun, jika Anda memiliki atasan yang sulit, sebaiknya jangan langsung menyerah dan bahkan mengirimkan surat pengunduran diri.

Memiliki bos yang menuntut membuat Anda pusing dan bahkan stres. Tapi lebih baik tetap tenang, karena ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk menghadapi pemimpin yang sulit.

1. Temukan akar masalahnya

Ketika seseorang melakukan sesuatu pasti ada alasannya, begitu juga jika atasan menunjukkan sikap pilih kasih terhadap karyawannya. Jika bos Anda pilih-pilih, Anda perlu mencari tahu apa akar penyebab favoritismenya. Untuk benar-benar memperbaiki masalah, Anda harus terlebih dahulu menemukan akar masalahnya.

Jadi sebelum membenci bos karena dia favorit, cobalah untuk introspeksi. Apakah Anda dan bos Anda memiliki masalah pribadi yang dapat menyebabkan bos tidak menyukai Anda?

Memang menjadi seorang pemimpin tidak boleh mencampuradukkan urusan pribadi dengan urusan kantor, namun kenyataannya masih banyak orang yang masih mencampuradukkan kedua hal tersebut.

Bahkan jika Anda memiliki masalah pribadi dengan bos Anda dan bos menanggapi dengan pilih kasih, Anda harus bersikap profesional dan tidak emosional.

Jika menurut Anda Anda dan atasan Anda tidak memiliki masalah pribadi, Anda dapat bertanya kepada atasan Anda mengapa dia menuntut. Jika atasan Anda tidak memberikan jawaban yang jelas, Anda tidak perlu kecewa. Bangga dan tetap bekerja secara profesional.

2. Kendalikan suasana hati Anda

Diperlakukan tidak adil bukanlah hal yang menyenangkan. Bahkan sikap pilih kasih atasan Anda dapat membuat Anda dalam suasana hati yang buruk. Anda harus pandai mengendalikan emosi Anda.

Tanyakan juga pada diri sendiri apakah atasan Anda benar-benar pilih-pilih atau hanya perasaan Anda saja. Dia memiliki perasaan terhadap bosnya, jadi semua yang dilakukan bosnya tampak salah baginya, termasuk favoritismenya.

Ketika Anda merasa bos Anda menunjukkan sikap pilih kasih terhadap karyawan Anda, Anda tidak boleh memikirkan hal itu sepanjang waktu. Jika Anda terus memikirkannya, Anda akan terganggu saat bekerja dan dapat menurunkan produktivitas Anda. Ini sebenarnya akan memperburuk keadaan karena atasan Anda tidak menyukai Anda lagi.

Merasa cemburu itu wajar, namun perlu diingat bahwa kantor adalah tempat kerja bagi banyak orang, jadi ada banyak karakter dan ciri kepribadian yang akan Anda temui. Pandai mengendalikan perasaan atau suasana hati saat berada di lingkungan kerja.

Jangan mudah terbawa suasana. Saat suasana hati Anda sedang buruk, cobalah untuk rileks dengan menarik dan menghembuskan napas dalam-dalam. Itu bisa membuatmu lebih tenang.

3. Coba introspeksi diri

Banyak faktor yang membuat bos Anda sulit. Selain faktor dari atasan Anda, ada juga faktor yang berasal dari Anda. Cobalah untuk mengingat apa yang telah Anda lakukan sejauh ini dan bagaimana hasilnya.

Apakah pekerjaan yang Anda lakukan memenuhi harapan atasan Anda dan apakah waktu yang Anda habiskan untuk itu tidak melebihi tenggat waktu yang telah ditentukan?

Mulai sekarang, cobalah menilai diri Anda dan hasil kerja Anda selama ini. Jangan menganggap atasan Anda tidak adil karena itu merupakan respon dari sikap Anda selama ini.

Jika atasan Anda berlaku tidak adil, Anda tidak boleh menunjukkan sikap buruk di lingkungan kerja. Tetap profesional.

Jika Anda melakukan beberapa introspeksi, Anda akan lebih memahami masalah yang muncul. Jika ternyata kinerja Anda buruk, segera perbaiki dan jika Anda memiliki kesalahan, cobalah untuk mengakuinya.

4. Menjalin Komunikasi dengan Baik dengan Atasan

Memiliki bos yang pemilih terkadang membuat Anda malas untuk bertemu atau berkomunikasi dengannya. Kamu tidak bisa melakukan itu. Sekalipun atasan Anda memaksa, Anda tetap harus menjaga komunikasi yang baik.

Miskomunikasi dapat menyebabkan kesalahpahaman antara Anda dan atasan Anda. Miskomunikasi juga bisa menjadi penyebab patronase dari atasan.

Bangun komunikasi yang intens dengan atasan Anda sebagai hubungan profesional di tempat kerja. Komunikasi yang baik dapat membantu Anda menghadapi atasan yang berlaku tidak adil kepada Anda.

Juga, jangan lupa untuk menyapa ketika Anda bertemu bos Anda. Cobalah bersikap ramah dengan atasan Anda. Jangan menunggu bos Anda untuk menyapa Anda terlebih dahulu. Anda harus mengambil bola untuk lebih dekat dengan bos. Namun meski begitu, jangan berlebihan saat melakukan pendekatan karena nanti akan dianggap tatap muka.

Sumber:

Blitarkota

gaji live streaming facebook